badan pengawas pemilu (bawaslu) jawa tengah (jateng) hendak menegur gubernur juga sekretaris daerah (sekda) setempat sebab dibuat pasangan calon gubernur terbukti mengerjakan pelanggaran dengan menggarap kampanye terselubung dan penggunaan kendaraan dinas.
hasil rapat pleno bawaslu menyimpulkan kiranya tiga calon gubernur jateng yakni bibit waluyo, hadi prabowo, serta ganjar pranowo menggarap pelanggaran saat ketiganya masih menjadi bakal calon, kata koordinator divisi pengawasan dan humas bawaslu jateng, teguh purnomo, selama semarang, minggu.
bibit waluyo terbukti melakukan model kampanye terselubung saat aktifitas selama wonosobo. keuntungan itu diperkuat daripada keterangan para saksi dan panitia, tergolong kepala dinas kehutanan jateng, dan memfasilitasi aktifitas.
sementara hadi prabowo, selama persentasi di gor jatidiri ditemukan 48 mobil dinas, serta hasil penyelidikan berasal daripada 17 kabupaten serta kota se-jateng, dengan rata-rata penggunanya para anggota dewan.
Informasi Lainnya:
- Penjualan New Honda Jazz
- Pulau Tidung
- Honda CR-V Jadi Mobil SUV Terlaris
- RajaKamar Ahlinya Hotel Indonesia
untuk ganjar pranowo, ia mengumpulkan kepala desa juga camat saat kegiatan selama sragen. dengan panwaslu sragen sudah membayar pada bagian kepegawaian setempat untuk mengerjakan pembinaan pegawai. permintaan itu telah disampaikan pada bupati sragen, ujarnya.
teguran kepada bibit waluyo serta hadi prabowo tersebut, konteksnya keduanya untuk gubernur serta sekda provinsi jawa sedang, ujarnya.
teguh menambahkan kiranya saat ini seluruh pasangan telah ditetapkan untuk calon gubernur juga wakil gubernur jawa sedang, makanya mereka telah merupakan subjek hukum.
kami minta mereka tidak melakukan kampanye selama luar agenda (9-22 mei 2013) dengan alasan temu kader ataupun sosialisasi, karena kami hendak memprosesnya secara hukum apabila ada aksi dan mengikuti unsur kampanye, katanya.
tiga zat yang mengikuti syarat kampanye yakni banyak pasangan calon, mengatakan visi serta misi, serta penggunaan alat peraga.